TUGAS REVIEW KONTEN rumahbelajar.id
Oleh: Nur Arifah, S.
Pd.
(Guru Matematika MTs Negeri
2 Subang dan Peserta VCT BATCH 5 VCI 101 JABAR 4 KELOMPOK F)
KONTEN 1:
JUDUL KONTEN: TEORI PELUANG
HASIL REVIEW
Pengertian Peluang Suatu Kejadian
Definisi kejadian :
Kejadian atau peristiwa merupakan himpunan bagian dari ruang
sampel.
Definisi peluang :
Peluang suatu kejadian yang diinginkan adalah perbandingan
banyaknya titik sampel kejadian yang diinginkan itu dengan banyaknya anggota
ruang sampel kejadian tersebut.
Peluang disebut juga dengan nilai kemungkinan.
Menyatakan nilai peluang suatu kejadian pada suatu percobaan dapat dinyatakan dengan
menggunakan cara :
Pada percobaan melempar sebuah koin bersisi angka (A) dan
gambar (G) dengan sebuah dadu bermata 1 sampai 6 bersama-sama sebanyak satu
kali. Berapa peluang munculnya pasangan koin sisi gambar dan dadu mata ganjil ?


Banyaknya kejadian munculnya pasangan gambar dan mata dadu
ganjil ada 3, yaitu (G,1), (G,3) dan (G,5). Peluang kejadian munculnya pasangan
gambar dan mata dadu ganjil adalah

Batas-Batas Nilai Peluang

Batas-Batas Nilai Peluang
Nilai peluang suatu kejadian (P) memenuhi sifat
, yang berarti
, yang berarti
Jika P = 0, maka kejadian tersebut tidak pernah terjadi atau
suatu kemustahilan
Jika P = 1, maka kejadian tersebut merupakan kepastian.
Jika A adalah suatu kejadian yang terjadi, dan A’ adalah suatu kejadian dimana A tidak terjadi,
Jika A adalah suatu kejadian yang terjadi, dan A’ adalah suatu kejadian dimana A tidak terjadi,
maka :
Frekuensi Harapan

TANGGAPAN PENULIS
Teori peluang membantu kita dalam mengambil keputusan tentang
sebuah kejadian yang tidak pasti. Tentunya dalam kehidupan sehari – hari tidak
pernah adanya namanya kepastian. Akan tetapi peneliti menggunakan teori ini
untuk menarik kesimpulan dari beberapa titik sampel yang didapatkan dan titik
sampel ini tidak selalu statis artinya titik sampel ini tidak pernah persis
sama antara satu data dengan data yang lain.
(https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Teori-Peluang-2007/konten2.html)
KONTEN 2:
JUDUL KONTEN: Penerapan Persamaan dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel
HASIL REVIEW
Dua persamaan atau lebih disebut ekuivalen jika
persamaan-persamaan tersebut memiliki hasil penyelesaian yang sama.
Suatu persamaan dapat dinyatakan ke dalam persamaan yang
ekuivalen dengan cara:
a. menambah atau
mengurangi kedua ruas dengan bilangan yang sama
b. mengali atau membagi
kedua ruas dengan bilangan yang sama
Untuk menyelesaikan suatu soal cerita, kalimat cerita perlu
diterjemahkan menjadi kalimat matematika dalam bentuk persamaan.


Suatu pertidaksamaan dapat dinyatakan ke dalam pertidaksamaan
yang ekuivalen dengan cara sebagai berikut.
a. Menambah atau
mengurangi kedua ruas dengan bilangan yang sama tanpa
mengubah tanda
ketidaksamaan.
b. Mengalikan atau
membagi kedua ruas dengan bilangan positif yang sama tanpa
mengubah tanda
ketidaksamaan.
c. Mengalikan atau
membagi kedua ruas dengan bilangan negative yang sama, tetapi
tanda ketidaksamaan
berubah, dimana

TANGGAPAN PENULIS
Banyak sekali permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang
dapat diselesaikan dengan menggunakan persamaan linear satu variabel.
Permasalahan-permasalahan tersebut biasanya disajikan dalam bentuk soal cerita.
Untuk menyelesaikannya, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat
model matematika berdasarkan soal cerita tersebut. Kemudian selesaian dengan
menggunakan penyelesaian persamaan linear satu variabel dengan cara persamaan
ekuivalen atau pindah ruas.
Untuk menyelesaikan suatu soal cerita, kalimat cerita perlu diterjemahkan menjadi kalimat matematika dalam bentuk persamaan atau pertidaksamaan.
(https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Penerapan-Persamaan-dan-Pertidaksamaan-Linier-Satu/konten1.html)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar